Skip to main content

Posts

asrama putra jember

It’s okay if your breath gets short. No one is blaming you. You can make mistakes from time to time. Everyone else does too. If I tell you it’s alright I know that it’s only words     Lee Hi – Breathe (한숨)   aku pernah merasakan bahagia disana. pernah tertawa seakan tidak ada hal yang cukup serius untuk dikhawatirkan. aku pernah sangat bahagia. itu cukup sebagai alasan untukku membuat kalian juga bisa merasakan kebahagiaan yang pernah aku rasakan itu. tapi sekarang semua tidak seperti itu lagi. entah sejak kapan rasa itu berubah. bukan karena aku tidak berusaha menjaga kehangatan dan kebahagiaan itu. tapi karena memang telah lewat masanya. di tempat dimana aku pernah merasa kehangatan dan kebahagiaan sebuah keluarga, di tempat itu pula aku merasa sendiri dan terasing. tidak ada yang berubah dari tempat itu. semua masih sama. tiang-tiangnya. cat dan lumut-lumut di dindingnya. pintu-pintu kamar mandinya. halaman tengahnya. kolam...

upgrading

Setiap orang mengalami fase-fase dimana dia akan menggunakan kilasan-kilasan masa lalunya untuk memperbaiki diri atau justru menjadikannya alasan untuk menjadi semakin buruk. Ada yang menyesali masa lalunya dan ada yang sangat berterima kasih akan itu. Akupun demikian. Memasuki semester yang penuh helaan nafas dan sambatan khas mahasiswa semester injury, aku telah banyak belajar bahwa ada kalanya apa yang telah kita lalui dan apa yang terlewati di masa lalu itu memang selayaknya terjadi untuk membentuk diri kita di masa ini. Penyesalan tanpa arti yang hanya buang-buang waktu karena tidak berani menantang diri untuk mengambil jurusan idaman. Penyesalan karena kenapa tidak menyatakan cinta pada orang yang disukai. Penyesalan kenapa dulu begini kenapa dulu tidak begitu. Sebagai seorang manusia pesimistik yang cukup optimistik, aku sering menghabiskan waktuku yang sangat berharga hanya untuk merenungi hal-hal yang belum sempat aku lakukan, atau belum mampu aku lakukan ...

semua akan ada waktunya

When you feel exhausted, don't hold back, it's okay to be down -orange- Sedang musimnya tertekan dan depresi melihat teman-teman seangkatan satu per satu mulai menyelesaikan kewajibannya di kampus. Sedang musimnya iri melihat raut bahagia teman-teman yang berhasil menanggalkan status mahasiswanya. Sedang musimnya mengeluh dan sambat karena penelitian dan skripsi belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Sedang musimnya muak akan pertanyaan "semester berapa" "kapan sidang" "kapan wisuda" Oh please. Give me a break . Aku ingin teriak, aku ingin marah, aku ingin nangis. Aku semester berapa, kenapa aku belum juga sidang, kapan aku wisuda, those are none of your business, anyway . Setiap orang punya perangnya sendiri-sendiri. Beban setiap orang berbeda. Kamu tidak tahu usaha apa saja, pengorbanan apa saja yang sudah mereka lakukan untuk bisa sampai di titik itu. Jangan pukul rata, jangan generalisasi. Dokter aja ada bagian spesialisasi....

the perks of being "ga enakan"

Jadi, aku pengen cerita aja, cuman mungkin kurang pandai cara penyampaiannya yang benar, jadi monmaap kalo kata-katanya belepotan dan melenceng dari judul. Terlahir sebagai orang jawa, yang katanya suka sekali basa-basi dan ga enakan sekedar untuk kesopanan. Well, menurutku ini sangat kurang menguntungkan, terutama untukku. Jadi orang nggak enakan itu nggak enak. Minjemin duit ke temen, ditagih alesannya belum ada duit, ya sama gw juga kaga ada duit, trus lama-lama jadi ga enak sendiri. ini napa jadi yang minjemin duit yang ngerasa ga enak. Segan nolak permintaan orang. Mau minta tolong ke orang pun sungkan. Niat basa-basi tapi jatuhnya malah failed. Udahlah, kalo aku mending tutup mulut aja. Itulah gunanya headset dan masker. Mencegah percakapan yang tidak perlu. Beginilah aku. Walaupun terkenal sebagai anak yang cukup hyper, basically aku adalah anak yang anti sosial, yang lebih suka melakukan sesuatu sendiri, yang menarik diri dari hingar bingar keramaian. Aku p...

sayonara, see you

One by one they’ve gone. They choose their own path, walk by their dreams. Time passed just too fast. -mbak sasa Seperti sebuah lagu, Datang akan pergi. Lewat akan berlalu. Ada akan tiada. Bertemu akan berpisah. Awal akan berakhir. Terbit akan tenggelam. Pasang akan surut. Setiap manusia memiliki jalan hidupnya masing-masing. Dan masing-masing dari kita dipertemukan takdir karena sebuah alasan. Hidup memiliki siklus kehidupan, dimana semua yang telah terjadi, yang sedang terjadi dan yang akan terjadi telah digariskan. Seberapa besar kamu menolak untuk berubah, perubahan adalah sebuah kepastian, dan kepastian itu adalah ketidakpastian. Semuanya pasti berubah. Sesederhana teman dekat yang menjadi semakin sulit untuk diajak bertemu. Sesederhana grup chat yang awalnya selalu ramai kini hanya dipenuhi silent readers . Tidak apa-apa. Kamu tidak boleh memaksakan kehendakmu karena setiap orang punya urusannya masing-masing, tidak melulu harus menghabiskan wak...

ketika aku bicara tentang obsesi

Tolong dong, aku minta penjelasan yang scientific,  kenapa sekarang aku menjadi semakin hobi melihat crane tower ? Pertanyaan itulah yang kemudian, tiba-tiba membuatku ingin menulis ini. Suddenly, I wanna talk about obsession. Sebenernya, pingin banget ngelanjutin cerita tentang 1 bulan melelahkan yang seru di Jabodetabek, tapi ternyata melanjutkan cerita tentang itu bukanlah merupakan suatu hal yang mendesak. Karena pada kenyataannya, sepulang dari sana, aku kembali dihadapkan pada rutinitas ngelab, yang walaupun SKS sudah habis, tapi sekarang aku dibebani laporan kegiatan KL, draf seminar kelas dan tentu saja gongnya adalah skripsi. Aku terbebani oleh target yang aku buat sendiri dan semakin terbebani karena melihat teman-teman seperjuanganku sudah banyak yang menyandang gelar sarjana. Well , “aku kapan?”, pertanyaan itulah yang selalu dan terus menerus aku tanyakan tanpa tahu apa jawabannya. Untuk menulis ini, aku mengistirahatkan sesaat laporan KL dan draf seminar k...

takdir, katanya

yap. takdir, katanya. kadang bertanya-tanya kenapa dulu aku begitu yakin memilih mikrobiologi walaupun hasrat dan impian sejak kecil jadi arsitek. kenapa dulu hanya memilih mikrobiologi tanpa sekalipun terpikir untuk berani mengambil resiko mencoba teknik arsitektur. jadi, mari kita bermain-main dengan "what if". bagaimana jika dulu ternyata aku memilih teknik arsitektur alih-alih mikrobiologi. dan diterima. maka aku akan menjadi bagian dari KMFT. menjadi bagian dari Klaster Insfrastuktur. menjadi bagian dari KMTA. aku akan berada dalam hiruk-pikuk nyanyian Supersonik saat Porsenigama dimulai. aku akan bersorak-sorak bersama yang lain "Demi birunya lautan dan kuning keemasannya mentari pagi, Teknik Jaya! Teknik Jaya! Teknik! Teknik! Teknik! Jaya! Jaya! Jaya!". aku akan lebih mudah mencari referensi di toko-toko buku. aku akan dapat dengan mudah menjawab pertanyaan orang jika ditanya dari jurusan apa. It's all about "Pride and Pr...