Skip to main content

Posts

the perks of being "ga enakan"

Jadi, aku pengen cerita aja, cuman mungkin kurang pandai cara penyampaiannya yang benar, jadi monmaap kalo kata-katanya belepotan dan melenceng dari judul. Terlahir sebagai orang jawa, yang katanya suka sekali basa-basi dan ga enakan sekedar untuk kesopanan. Well, menurutku ini sangat kurang menguntungkan, terutama untukku. Jadi orang nggak enakan itu nggak enak. Minjemin duit ke temen, ditagih alesannya belum ada duit, ya sama gw juga kaga ada duit, trus lama-lama jadi ga enak sendiri. ini napa jadi yang minjemin duit yang ngerasa ga enak. Segan nolak permintaan orang. Mau minta tolong ke orang pun sungkan. Niat basa-basi tapi jatuhnya malah failed. Udahlah, kalo aku mending tutup mulut aja. Itulah gunanya headset dan masker. Mencegah percakapan yang tidak perlu.

sayonara, see you

One by one they’ve gone. They choose their own path, walk by their dreams. Time passed just too fast. -mbak sasa Seperti sebuah lagu, Datang akan pergi. Lewat akan berlalu. Ada akan tiada. Bertemu akan berpisah. Awal akan berakhir. Terbit akan tenggelam. Pasang akan surut. Setiap manusia memiliki jalan hidupnya masing-masing. Dan masing-masing dari kita dipertemukan takdir karena sebuah alasan. Hidup memiliki siklus kehidupan, dimana semua yang telah terjadi, yang sedang terjadi dan yang akan terjadi telah digariskan. Seberapa besar kamu menolak untuk berubah, perubahan adalah sebuah kepastian, dan kepastian itu adalah ketidakpastian.

ketika aku bicara tentang obsesi

Tolong dong, aku minta penjelasan yang scientific,  kenapa sekarang aku menjadi semakin hobi melihat crane tower ? Pertanyaan itulah yang kemudian, tiba-tiba membuatku ingin menulis ini. Suddenly, I wanna talk about obsession. Sebenernya, pingin banget ngelanjutin cerita tentang 1 bulan melelahkan yang seru di Jabodetabek, tapi ternyata melanjutkan cerita tentang itu bukanlah merupakan suatu hal yang mendesak. Karena pada kenyataannya, sepulang dari sana, aku kembali dihadapkan pada rutinitas ngelab, yang walaupun SKS sudah habis, tapi sekarang aku dibebani laporan kegiatan KL, draf seminar kelas dan tentu saja gongnya adalah skripsi. Aku terbebani oleh target yang aku buat sendiri dan semakin terbebani karena melihat teman-teman seperjuanganku sudah banyak yang menyandang gelar sarjana. Well , “aku kapan?”, pertanyaan itulah yang selalu dan terus menerus aku tanyakan tanpa tahu apa jawabannya. Untuk menulis ini, aku mengistirahatkan sesaat laporan KL dan draf seminar k...

takdir, katanya

yap. takdir, katanya. kadang bertanya-tanya kenapa dulu aku begitu yakin memilih mikrobiologi walaupun hasrat dan impian sejak kecil jadi arsitek. kenapa dulu hanya memilih mikrobiologi tanpa sekalipun terpikir untuk berani mengambil resiko mencoba teknik arsitektur. jadi, mari kita bermain-main dengan "what if". bagaimana jika dulu ternyata aku memilih teknik arsitektur alih-alih mikrobiologi. dan diterima. maka aku akan menjadi bagian dari KMFT. menjadi bagian dari Klaster Insfrastuktur. menjadi bagian dari KMTA. aku akan berada dalam hiruk-pikuk nyanyian Supersonik saat Porsenigama dimulai. aku akan bersorak-sorak bersama yang lain "Demi birunya lautan dan kuning keemasannya mentari pagi, Teknik Jaya! Teknik Jaya! Teknik! Teknik! Teknik! Jaya! Jaya! Jaya!". aku akan lebih mudah mencari referensi di toko-toko buku. aku akan dapat dengan mudah menjawab pertanyaan orang jika ditanya dari jurusan apa. It's all about "Pride a...

Definisi Merindu - KKN : Memories Last Forever (Part 03.)

"kau adalah puisi hati, di kala rindu tak bertepi..." Oktober, 2017. KKN sudah berakhir berbulan-bulan yang lalu. Semua laporan, borang kegiatan, pertanggung-jawaban, semua sudah tuntas. Pun bahkan nilai KKN sudah terpampang cantik di portal akademik mahasiswa. Euforia KKN sudah berakhir. Seberapa keras aku berusaha untuk me- maintain kehangatan itu. Serba-serbi KKN-PPM UGM Periode Antar Semester 2017 telah benar-benar usai. Topik perbincangan pun sudah mulai berganti dengan hal-hal lain yang lebih diprioritaskan. Tapi kenapa aku masih saja stuck di dalam memori dua bulan KKN? Ketika semua sudah mulai bergerak dan memulai kehidupannya seperti biasa, kenapa aku masih bangun tidur dengan perasaan hampa seolah jiwaku masih tertinggal di dalam kenangan dua bulan itu?  Ketika ditanya, hal apa yang paling berkesan di momen 2 bulan KKN? Sedetik aku terhenyak kebingungan, hmmmm apa ya? Apa hal yang paling berkesan?  Aku bingung harus memilih mana yang h...

orang-orang yang berpikiran pendek

Ide tulisan ini bermula dari semakin maraknya pemberitaan intoleransi beragama dan lain lainnya pada berbagai media sosial, baik cetak maupun elektronik. Apabila ada yang berpendapat bahwa menulis adalah hal yang mudah, sesungguhnya mereka termasuk ke dalam golongan orang-orang sok tau yang berpikiran sempit. Tulisan ini sebenarnya adalah penggabungan antara paper mata kuliah pendidikan agama Islam yang sempat dikumpulkan sebagai tugas untuk ujian akhir semester kemarin, pesan broadcast salah satu teman di grup sosial media dan pemikiran pribadi. Sesungguhnya tulisan ini tidak berniat mendukung atau menjatuhkan golongan-golongan tertentu. Dibanding tulisan-tulisan sebelumnya (yang isinya hanya keluhan-keluhan anak remaja alay yang penuh drama), mungkin tulisan ini agak berbobot (sedikit). Menurutku, benar jika beragama pada era dewasa ini memiliki tantangan tersendiri karena selain dihadapkan pada semakin banyaknya prespektif pemahaman yang berbeda dalam lingkup agama tertentu di...

andai aku cantik.....

Sebelum aku benar-benar menuangkan isi pikiranku dalam tulisan ini. Aku berharap apa yang aku pikirkan hanyalah perasaanku semata. Semata-mata perasaan hanya karena pemikiran aneh dan semoga tidak benar-benar terjadi seperti apa yang aku pikirkan. Tapi pikiran ini cukup menggangguku. Dan kamu, tidak, tidak hanya kamu, tapi kalian semua yang membaca tulisan ini harus tau apa saja yang menggangguku. Andai aku cantik. Bukan. Ini bukan karena aku tidak mensyukuri apa yang sudah Allah berikan padaku. Tapi pemikiran “andai aku cantik” ini terus-menerus memenuhi pikiranku dan mulai terasa mengganggu. Aku terlahir seperti ini. Tidak cantik. Tidak pintar. Tidak memiliki kelebihan apapun yang bisa dibanggakan. Aku tidak memiliki sesuatu yang membuat mereka dengan lantang berkata dan mengumandangkannya pada dunia, “aku bangga punya Nadia. Aku bangga ada Nadia disini. Dan aku bangga dari sekian ratus juta penduduk Indonesia, aku diberi kesempatan mengenal Nadia”.  Andai aku cantik. ...