Skip to main content

Posts

Rangga Adriatmoko

Cause as long as you keep it as a secret, it’s gonna be okay... Aku melihatmu mengenakan kemeja bermotif kotak-kotak dengan perpaduan warna merah-hitam-putih, celana jeans hitam serta sepatu kets putih dan menenteng sebuah gitar listrik. Sepertinya, kamu sedang bersiap-siap untuk naik ke atas panggung.  Aku terpaku.  Ah, kamu tampak begitu tampan.  Kau tampaknya memang bukanlah sosok yang pantas untuk diabaikan. Dan aku, tak sedikitpun mengalihkan padanganku ke arah lain selain ke arahmu. Tak peduli seramai apa suasana disini, yang aku ingin hanyalah memandangmu.  Iya, cukup kamu. Tepuk tangan riuh mengakhiri penampilanmu yang memukau itu. Semua penonton bersorak-sorai meneriakkan namamu. Dari atas panggung itu, kulihat kamu tersenyum, tersenyum manis sekali. Aku menatapmu lama.  Pikiranku sepenuhnya tersedot oleh asa tentangmu.  Aku terhipnotis.  Kamu tahu, bagiku, tak ada yang lebih indah dibandingkan dengan ini. Bahkan hingga kamu meletakkan gitarm...

Memori Putih Abu-Abu #3: Wonderful Night with ULET API

nah jadi, pas malem minggu kemaren, tepatnya pas tanggal 12 Januari 2013, anak-anak ULET API XI IPA 3 pada malem mingguan bareng di rumahnya Ardhi. yaa, Beta bilangnya sih kalo nggak ada yang boleh bawa pacar. huahahaha. yadeeeh, untungnya sih gue jomblo gitu. rada ngenes gitu deh, tapi gue bahagia. bareng ipa tiga tercintah mana mungkin gue nggak bahagia kan huehehe :D dari 392 foto, akhirnya terpilihlah 36 foto yang layak untuk ditampilkan disini. maunya sih semuanya dimasukin, ya tapi kira kira dikit lah ya, masak tiga ratus sembilan puluh dua foto itu di posting semua -__- ini dia yang punya rumah :D ini asli bikin ngiler :3 ya jadi di rumah Ardhi itu rencananya kita mbakar jagung. dengan rincian tugas : beta yang bawa jagung sama mentega, haduud yang bawa bumbunya, Ardhi yang nyediain tempat sama segala macemnya. karena judulnya malem mingguan, ya pasti acaranya diadain malem-malem. bilangnya sih habis magrib until drop (mak koyok kirana), tapi anak-anak bany...

untuk Dany di surga

ini sudah hampir seminggu setelah kepergianmu... takkan selamanya, tanganku mendekapmu. takkan selamanya, raga ini menjagamu. Seperti alunan detak jantungku, tak bertahan melawan waktu dan semua keindahan yang memudar atau cinta yang telah hilang... lagu ini.. lagu yang dimainin pas Kirana kemaren.  Waktu semuanya belum berubah.  Waktu aku masih bisa ngeliat kamu ketawa.  You’re gone too soon dan... Rest In Peace Dany Candra Kurniawan.  “Mas Dany kecelakaan mbak pulang dari Kirana kemaren. Meninggal.....” DANY? Kamu beneran udah meninggal?  Aku nggak percaya.  Aku nggak mau percaya.  Bilang kalo mereka semua bohong soal kamu Dan!  Bilang ke aku itu semua cuma bohong!  Kamu masih sehat kan?  Kamu besok masuk sekolah kan?  Kirana kemaren kamu masih ngobrol sama aku.  Kamu masih minta difoto sama aku.  Kok secepet ini?  Aku nggak percaya.  Aku belum mau percaya.  Tolong bilang kalo se...

gitar tua

Aku tak menyangka, bahwa saat ini aku merindukan kembali saat-saat itu, ketika kau selalu memainkan gitarmu dengan raut muka seolah-olah kau adalah gitaris ternama. Kau lucu sekali kak , pikirku saat itu. S etiap hari kau tak pernah lepas dari gitar itu. G itar itu sudah seperti pacarmu sendiri. Kau tak pernah melewatkan sedetikpun tanpa dentingan-dentingan gitarmu itu. D an aku mulai menyukaimu semenjak saat itu. Entahlah, saat itu aku berpikir , mungkin bagimu tak ada satupun hal yang pentingnya melebihi gitar itu. I tu hanya gitar tua , t api kau memperlakukannya seolah gitar itu salah sentuh sedikit saja langsung berubah menjadi abu. Aku akui, kau terlihat sangat hebat sekali saat bermain gitar. Kau memainkannya dengan hati sehingga s emua lagu terasa makin indah. D an aku mulai terpesona padamu semenjak saat itu. “ B isakah kau berhenti bermain gitar dengan ekspresi seperti itu kak? Aku gemes sekali. Rasanya aku ingin menggaruk mukamu dengan linggis ” , ujarku saat itu...