Skip to main content

스물다섯살





스물다섯 스물하나를 보고 나서 "기쁨과 슬픔을 나누는 사람이있다는거 좋겠네" 
이런 생각이 들었어

난 그런 사람이 있지...
있었는데...
지금은 없어


I realized I depend too much on other people for my happiness, and I failed to maintain my distance from them. I expect too much. 그래서 자꾸 욕심이 나. This makes me feel sad when they suddenly leave. I should have drawn a fixed-line. The clearer one. Then keep trying my best to not cross on it.



근데 그거 바로잡으려는거 보다 난 도망갔어
도망치고 숨고 싶은 사람은 그사람들이 아니라 나였어. 
떠난 사람은 그사람들이 아니라 내가. 나라고... 
웃기지?


그래서 이젠 다른 사람에게도 아님 나 자신에게 기대어


기쁠 땐 혼자 스스로를 혼자 축하하고 "고생했어"해주고...
힘들고 슬플 땐 혼자 울고 혼자 토닥토닥하고 "괜찮아질 거야"라고 스스로 위로하고 "할 수 있어" 혼자 응원하고 그런거...

좀 슬프지만, 이젠 괜찮아, 익숙했어ㅎㅎ


Pernah aku bercerita, bahwa sempat terpikir olehku untuk menghapus blog ini. Tapi tidak jadi. Syukurlah tidak jadi. Karena ternyata blog ini menjadi penghiburan tersendiri untukku. Aku menulis disini. Setelah aku beternak serangga-serangga dalam pikiranku dan kemudian aku tuangkan disini. Aku pikir aku menulis ini sebagai bentuk introspeksi dan mentertawakan diri sendiri. 
계속 나아가야 돼. 그냥 여기서 감아니 있을 수 없잖아. 다음이 있으니까... 그래서 그런거야

Tapi ternyata ada satu dua pengunjung yang datang mengunjungi tulisanku. Mungkin tidak sengaja terdampar.... salah click.... semacamnya. 

Tapi terima kasih banyak.

Terima kasih membuatku merasa aku tidak sendiri. Terima kasih sudah membuatku merasa bahwa ada orang lain, yang entah siapa, entah datangnya dari mana, entah mana asalnya, telah mendengarkan isi pikiranku dengan membaca tulisan-tulisanku.

皆さん、読んでくれて本当にありがとうございました。嬉しかったです。皆さんのおかげで、一人じゃないって感じをしています。このブログに来てくれていつもありがとうございました ///꾸벅///






To be honest, I still neither believe nor love myself. It's not easy to believe and love yourself when you have nothing to be proud of. But I'm trying to. Who will love me if I don't love myself?


Ketika aku berusaha mengandalkan diriku sendiri, saat itulah aku berusaha mengenali diriku sendiri. Aku tidak pernah tau ini cocok untukku? Ah, ternyata aku memang tidak cocok seperti itu? dan lain lain sebagainya. 
Seperti itu.



Tidak ada jaminan aku akan sepenuhnya melakukan sesuatu dengan baik. Pun tidak ada jaminan aku akan berhasil memang. Aku ingin bilang, tidak apa apa, masih muda, jalan masih panjang, tapi aku sudah 25, entah apa masih pantas untuk bilang begitu.




정신력이라는거 알지?
진는 게 두렵지 않고 실패하는 결 겁내지 하는 그 단단한 마음을 모두 갖고 싶어


Katanya, anak jaman sekarang haus akan apresiasi dan validasi.

"congrats!"

"I'm proud of you."

"I knew you can do it."

"you did well."

"good job."

"you deserve it."

"are you sure you're ok?"

"you've worked hard."

"it's ok."

"you can do it!"

"I can see you will do well."

"I cheer for you."

Kata-kata sederhana yang... memang tidak banyak membantu hahaha
Tapi ada kalanya justru membuat semakin tertekan, cause the faith they put on you. Tapi juga ada kalanya sangat menenangkan, knowing someone is there for you and support you. 

大変な日を過ごした後お風呂に浸かったり、暑い日にかき氷を食べたり、鼻づまりのときに温かいジンジャーティーを飲んだりするようなもの....
そんな気持ち


Tidak bergantung pada orang lain, membuat aku menjadi sedikit lebih mandiri. 
Apa-apa sendiri.


Pernah aku bercerita, ketika aku melakukan semua tugas rumah sendiri, sedangkan kedua adikku tidak ada sedikitpun hatinya terketuk untuk jangankan membantu, meringankan pun tidak, justru menambah emosi, hehe. Tapi semuanya terasa lebih ringan ketika aku tidak mengharapkan bantuan mereka. Aku bangun tidur akan merapikan rumah. mencuci piring. menyapu. lanjut mengepel lantai. melipat baju. menyetrika.... semuanya terasa sangat-sangat lebih mudah ketika aku tidak mengharapkan bantuan apapun. Kurasa itu juga merupakan salah satu usahaku untuk berdamai dengan diriku sendiri.

Aku bisa melakukannya sendiri, tapi tentu aku akan senang jika ada yang membantu. 
Seperti itu. 

Less expectation less disappointment. 
期待しなけりゃ失望もなし、でしょう?


今頭には家族と大学院だけしか考えていない。この二つは本当に大切なことだ、特に私は長子なんだから。今は25歳なのでもうすぐ26歳になる。 今まで何をしたとか何をやっているとかね、いつも、毎日毎日考えている。。 これから何をしたらいいか。それに、将来に何になるか.....



넌 살면서 후회해 본 적 없냐?

난 많거든?
그런 건 시간 지나고도 계속 생각나 찝찝하게


I wish I could turn back time. Desperately want to turn back the time. I miss the things I used to worry about. But not these kinds of worries. They are suffocating me. Well, you know, actually, nothing makes me sad, worried, anxious, insecure like this if not for my own head, my own mind. 


Apakah sudah umurnya? 




Kekhawatiran-kekhawatiran yang akhir-akhir ini aku rasakan....semuanya terasa semakin mengkhawatirkan terutama karena aku adalah anak pertama. 

Apakah ini juga merupakan salah satu bentuk tanggung jawab anak pertama? 

Beban seluruh dunia rasa-rasanya diletakkan di pundak para anak pertama. Aku merasa anak pertama adalah jelmaan Atlas, titan yang dihukum Zeus untuk menompang langit.




잘하고 싶어. 엄청 잘하고 싶어
근데 앞으로 무슨 일이 일어날지 잘 몰라... 아무도 모른다
그래도 난 늘 기도해. 너무 힘들지 않게


may we get what we want,
may we get what we need,
but may we never get what we deserve
bang!


Comments

Popular posts from this blog

I am today because of the choices I made yesterday

Ceritanya aku habis selesai nonton drama korea. Drama comeback Jang Kiyong setelah wajib militer. Drama 12 episode tentang satu keluarga yang punya kekuatan super, yang walaupun kekuatan yang mereka miliki nggak bikin mereka jadi superhero karena mereka merahasiakannya dan cuman menggunakan kekuatannya buat kepentingannya pribadi, bukan untuk kepentingan orang banyak. Judulnya the atypical family (히어로는 아닙니다만), tayang di netflix. Di dalam drama ini, Kiyong dapet peran jadi Gwijoo, duda ganteng anak satu, yang walaupun pengangguran tapi kaya raya. Gwijoo punya kekuatan untuk time-slip ke masa lalu, ke masa-masa dimana dia merasa bahagia. Tapi, dia cuman bisa jadi penonton. Ngga bisa nyentuh apapun, ngga bisa dilihat siapapun, jadi nggak bisa mengintervensi apapun di timeline itu. Dunia yang dia kunjungi hitam-putih. Hanya dia yang berwarna. Such a useless superpower, he thought, makanya ketika dewasa dia jadi seorang pemadam kebakaran (walaupun ga berlangsung lama) saking pengennya jadi ...

(well) wrapped

시작이라는 걸 넌 믿을 수 있겠니?? 흔들리지 않게 걸어 나아갈 수 있을지?? sebenarnya sudah lama merencanakan untuk menulis lagi setelah sekian lama. keinginan itu ada, tapi dorongan untuk merealisasikannya itu yang agak berat ya. memang musuh utamaku adalah rasa malas. inti utama dari cerita kali ini adalah bagaimana aku berhasil dengan cukup baik melalui tahun 2022:  berhasil kembali ke Jepang, entah bagaimana berhasil bertahan hidup dengan berbagai bantuan, melewati pergantian tahun dengan bekerja paruh waktu, dan memulai awal tahun dengan pengamatan di laboratorium. berkali-kali aku bilang, bahwa my life is nothing but a comedy.  menyedihkan, tapi aku tertawa.  tidak menarik, tapi aku menikmatinya. aku akan flashback memori, semampu yang aku ingat, apa saja yang aku lalui tahun lalu. sekedar untuk mengingat bahwa aku sudah berusaha, tidak cukup bagus, tapi cukup baik. januari. tidak ingat. aku tidak ingat. apa ya yang aku lakukan? di rumah? membatasi bertemu orang-orang, bahkan dengan teman-temanku...

what lies ahead

우리가 언제는 믿을만한 구석이 있었니? Sejak tanggal 31 Desember kemarin, aku menemukan diriku bekerja sangat keras untuk menerjemahkan sebuah commentary video drama Happiness berdurasi 32 menit. 3 hari 2 malam aku mengerjakannya diiringi perasaan excited tiada henti. Well, sebenarnya juga aku sedang berupaya menahan diri untuk tidak menulis essay tentang Happiness. Setelah menyelesaikan tugas kuliah lebih awal untuk winter vacation, aku pikir aku berhak untuk me-refresh pikiranku. Perasaanku yang sudah membucah meluap-luap membuatku secara random memutuskan untuk, "apa aku sub video aja Happiness ya?". 12月31日 (金)午後4時 Aku mengatakan ingin menerjemahkan video commentary tapi takut kena copyright. 12月31日 (金)午後6時 Aku sudah di depan laptop, serius menerjemahkan video yang tadinya aku tahan untuk tidak aku terjemahkan. Aku selalu menemukan diriku tidak bisa, atau boleh dibilang, sulit untuk dihentikan, ketika aku sudah mempunyai ketertarikan tertentu. I'll said, " control yourself, lower...